TULUNGAGUNG - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2023, Santri SMA Islam Al Azhaar turut serta dalam Expo Kemandirian Pesantren yang diselenggarakan di UIN SATU Tulungagung. Pada acara tersebut, Pondok Pesantren Al Azhaar menampilkan berbagai produk wirausaha hasil kolaborasi seluruh warga pesantren.
Berbagai produk unggulan yang ditawarkan oleh Pondok Pesantren Al Azhaar meliputi jahe pandan, madu, go imun, dan berbagai layanan jasa yang dikelola oleh BUMPES (Badan Usaha Milik Pesantren) Al Azhaar. Produk-produk ini menjadi bukti nyata dari usaha keras para santri dan tenaga pendidik pesantren dalam mengembangkan kemandirian ekonomi pesantren.
Ketua Delegasi Pesantren Al Azhaar, Ustadz Heru Syaifudin, menyampaikan bahwa keikutsertaan pesantren dalam Expo Kemandirian Pesantren adalah bagian dari upaya pesantren untuk mendukung peran santri dalam memajukan ekonomi pesantren dan masyarakat sekitarnya. "Kami percaya bahwa santri tidak hanya harus berkompeten dalam aspek keagamaan, tetapi juga harus memiliki keterampilan ekonomi yang kuat. Inilah yang kami wujudkan melalui berbagai kegiatan kewirausahaan di pesantren," kata Ustadz Heru Syaifudin.
Salah satu produk unggulan yang menjadi daya tarik utama dalam expo ini adalah jahe pandan. Jahe pandan Al Azhaar dikenal memiliki kualitas tinggi dan khasiat yang luar biasa. Di bawah bimbingan para ustadz dan ustadzah yang ahli dalam budidaya jahe, santri Al Azhaar berhasil mengembangkan jahe pandan dengan metode organik yang ramah lingkungan.
Produk lain yang tak kalah menarik adalah Go Imun produksi pesantren. Ramuan alami ini diracik oleh santri pesantren Al Azhaar yang memiliki keahlian di bidang farmasi dan herbal. Khasiat dan manfaat ramuan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung expo.
Selain produk-produk unggulan, BUMPES Al Azhaar juga menawarkan berbagai layanan jasa seperti katering, wedding organizer, dan jasa antar barang atau delivery. Semua layanan ini dikelola secara profesional oleh jamaah pesantren yang telah dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai.
Kegiatan Expo Kemandirian Pesantren ini mendapat sambutan hangat dari bernagai pihak. Pengunjung berdatangan untuk melihat produk-produk unggulan dari pesantren. Mereka juga mengapresiasi peran pesantren dalam mengembangkan ekonomi daerah.
Expo Kemandirian Pesantren di UIN SATU Tulungagung menjadi bukti nyata bahwa pesantren tidak hanya sebagai tempat pendidikan agama, tetapi juga sebagai lembaga yang ikut serta aktif dalam pembangunan ekonomi daerah. Santri SMA Islam Al Azhaar telah membuktikan bahwa mereka mampu berperan sebagai agen perubahan dalam mengembangkan kemandirian pesantren dan masyarakat setempat. (ars.ai)
